Oleh : Taufiqur Rahman
Tidak asing ditelinga anak-anak kita tentang “Avatar,” Tokoh di Film
kartun "Avatar: The Legend of Aang" yang masih tayang di suatu TV swasta
nasional itu(di AS namanya Avatar: The Last Bender). Avatar termasuk
dalam film kartun jaringan Holywood (Nickelodeon).
Nama yang tidak asing ditelinga anak-anak kita tersebut,tahukah kita apa sebenarnya Avatar itu ?
Awatara atau Avatar (Sanskerta: अवतार, avatāra, baca: awatara) yang
menurut ajaran hindu adalah jelmaan Sang Pencipta turun ke Bumi dengan
menjelma wujud material untuk membenahi keadaan dunia yang rusak akibat
moral dan tingkah laku manusia. Avatar berasal dari kata Awatara yang
berarti jelmaan Tuhan Yang Maha Esa atau manifestasinya turun ke bumi
untuk menyelamatkan orang-orang yang melaksanakan dharma/kebenaran.
Sehingga sosok Avatar merupakan gambaran atau perwujudan (manifestasi)
Tuhan di bumi.
Agama Hindu mengenal adanya Dasa Awatara yang sangat terkenal di
antara Awatara-Awatara lainnya. Dasa Awatara adalah sepuluh Awatara yang
diyakini sebagai penjelmaan material Dewa Wisnu dalam misi
menyelamatkan dunia. Dari sepuluh Awatara, sembilan diantaranya diyakini
sudah pernah menyelamatkan dunia, sedangkan satu di antaranya, Awatara
terakhir (Kalki Awatara), masih menunggu waktu yang tepat (konon pada
akhir Kali Yuga) untuk turun ke dunia. Kisah-kisah Awatara tersebut
terangkum dalam sebuah kitab yang disebut Purana.
Dalam catatan Wikipedia tentang Avatar Selain awatara-awatara yang
disebutkan dalam kitab-kitab Purana dan Veda, beberapa di antara orang
India dan Hindu dianggap sebagai awatara oleh umat yang meyakininya.
Mereka adalah orang-orang dengan kekuatan jasmani dan rohani yang luar
biasa jika dibandingkan dengan manusia normal dan diyakini sebagai
penitisan Tuhan atau manifestasinya. Mereka adalah:
• Hans Ji Maharaj (1900–1966)• Jagadguru Kripaluji Maharaj
(1922-sekarang) diyakini sebagai Awatara dari Sri Krishna dan Sri
Caitanya Mahaprabu oleh pengikutnya.• Mahavatar Babaji Meher Baba
(1894-1969) yang menyatakan bahwa beliau adalah awatara terakhir pada
zaman Kali Yuga atau Awatara Penunggang Kuda Putih.• Bunda Meera
(1960-sekarang) diyakini sebagai Awatara dari Adipara-Shakti• Narayani
Amma (1976-sekarang) diyakini sebagai Awatara Narayani sejati• Sathya
Sai Baba (1926-2011) dianggap dan dipercaya sebagai awatara dari Siwa,
Shakti, dan Krishna. Kebangkitannya diprediksi oleh Sai Baba dari
Shirdi, yang berkata “Akan lahir seorang anak dengan nama ‘Narayana’
(kebenaran); selain itu diprediksi oleh Sang Buddha (Siddharta Gautama);
Paus Yohanes XXIII; dan Nostradamus.• Sai Baba dari Shirdi (1838-1918)
beberapa pengikutnya meyakini bahwa Beliau adalah awatara dari
Datthatreya dan Siwa.• Sri Ramakrishna (1836–1886) dan Sri Sarada Devi
(1853–1920). Ramakrishna
pernah berkata kepada Swami Vivekananda: “Beliau yang disebut Rama
dan Krishna sedang berada disini, di tubuh ini, Ramakrishna”. Sarada
Devi, istri Ramakrishna, diyakini sebagai penjelmaan (Awatara) Dewi
Kali.Beberapa umat Hindu dengan kacamata universal juga meyakini bahwa
beberapa tokoh-tokoh/nabi-nabi agama lain adalah awatara (inkarnasi
Tuhan). Tokoh-tokoh tersebut yakni:
• Adi Da (1939-sekarang) bergelar “Avatar Adi Da Samraj”.•
Bahá'u'lláh (1817–1892) dipercaya sebagai Kalki Awatara.• Gautama Buddha
(563-483SM-543SM) penyebar ajaran Buddha yang diyakini sebagai Awatara
Wisnu kesembilan dari Dasa Awatara.• Yesus (4 SM-36) kini dikenal
sebagai pemuka agama Kristen.• Mahavira (599 SM-527 SM) penyebar ajaran
Jainisme.• Samael Aun Weor (1917-1977) dianggap sebagai Kalki Awatara
sejati dan Buddha Maitreya.• Zoroaster (Zarathustra) nabi agama
Zoroastrianisme.• Prema Sai Baba
Setelah membaca beberapa hal tentang ‘Avatar” di atas,maka selaku
ummat Islam maka,kita harus membentengi anak-anak kita dari tokoh-tokok
yang tidak layak berada dalam pikiran mereka,apalagi mereka ibaratkan
kertas putih yang suci yang bisa menerima goretan apa saja pada
dirinya.
Sebagaiman Sabda Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wasallam, “Setiap
anak terlahir dalam keadaan fitrah dan orang tualah yang menjadikan anak
itu Yahudi, Nasrani, ataupun Majusi” (al Hadist).
Idola adalah sesuatu atau sosok yang dipuja. Mereka yang di idolakan
akan dijadikan teladan yang dicontoh dalam kehidupan yang bersangkutan.
Panutan itu bisa mencakup seluruh aspek kehidupan yang diidolakan ,
namun dapat juga hanya sebagian aspek atau 1 aspek kehidupan sang idola
tersebut.
Dalam sebuah ungkapan populer disebutkan , jika seseorang mencintai
seseorang maka ia akan mencintai apa saja yang dicintai oleh orang yang
dicintainya. Seperti banyak kasus anak muda dimasa sekarang yang
mengidolakan grup band slank dan menamakan diri mereka slanker dan
mengikuti hampir sebagian besar bahkan keseluruhan sisi kehidupan para
personilnya .Hal ini memperlihatkan betapa kuatnya pengaruh sesuatu atas
kehidupan personal mereka.
Oleh karena itu marilah kita mengarahkan idola anak kita kepada hal
yang lebih memperkuat dasar-dasar keislaman anak-anak kita karena mereka
diibaratkan oleh Rasulullah sebagai kertas putih.
Idola terbaik sepanjang zaman adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi
wa sallam. Mengapa tidak menumbuhkan kecintaan terhadap beliau sejak
dini pada anak-anak? Seharusnya, sejak kecil, anak-anak dibiasakan
dengan kisah-kisah para nabi, para sahabat, kisah-kisah teladan, agar
tertanam kecintaan mereka terhadap tokoh-tokoh muslim itu.
Sesungguhnya Rasulullah adalah teladan yang paling baik. Beliau
adalah orang yang paling baik akhlaknya, paling berani, dan paling
dermawan. Poin-poin penting inilah yang tidak pernah benar-benar
dimiliki oleh para superhero lainnya. Wallaahu ‘a’lam bisshowaab.
Demikian semoga bermanfaat… Hamba yang Do’if dan Faqir Ilmu Illa Rahmati Rabbi….